Tampilkan postingan dengan label Tehnologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tehnologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2015

Punya 2 dari 5 Aplikasi Ini? Berarti Kamu Pencari WiFi Gratisan

Jaman sekarang kebutuhan terhadap WiFi telah menjadi kebutuhan prioritas orang banyak. Mungkin benar, online adalah new real life. Banyak kegiatan sehari-hari kita membutuhkan bandwith dan koneksi internet. Bagaimanapun semenjak paket data terbatas dan harganya mahal, kita tentu membutuhkan koneksi WiFi kapanpun dan dimanapun kita berada.
Menemukan jaringan WiFi HotSpot tidak selalu mudah. Kita harus menemukan jaringan dengan sinyal yang kuat baru kita bisa berseluncur di dunia maya tanpa terganggu konektifitas yang jelek.
Nah kali ini JalanTikus akan memberitahukan aplikasi untuk mengontrol jaringan WiFi. Aplikasi ini akan membantu kamu menghemat waktu dan bandwith data plan kamu.
Berikut daftar aplikasi tersebut:

Internet Speed Test

internet speed test
Cek kecepatan koneksimu dengan Internet Speed Test. Awalnya dinamakan SpeedChecker, sebuah tool yang simpel untuk mengetes kecepatan upload dan download dari perangkat Androidmu . Aplikasi ini mudah digunakan. Ketika aplikasi ini selesai, maka akan menampilkan laporan berupa server, ping (ms), kecepatan download dan kecepatan upload (Mb/s).

Kamu bisa download aplikasi ini di JalanTikus:

WiFi Analyzer

wifi analyzer
Cari spot sinyal yang sempurna. Banyak faktor yang mengakibatkan koneksi internet bermasalah. Salah satunya jarak perangkat dari hotspotnya. Jika kamu sering bermasalah dengan koneksi hotspot, kamu bisa menggunakan WiFi Analyzer untuk mencari dimana tempat yang memiliki sinyal kuat. Pada aplikasi ini kamu disajikan real-time radar yang memperlihatkan grafis jaringan WiFi dan intensitas sinyal yang dimiliki.

Kamu bisa download aplikasi ini di JalanTikus:

Free Zone – Free wifi Scanner

free zone
Free Zone mencari WiFi hotspot melalui jarak lalu menempatkannya pada peta dan menyediakan beberapa password dari mereka. Password tersebut tidak di-hack melainkan pengguna lain aplikasi ini memang membagi secara sengaja lewat aplikasi ini. Dengan desain interface yang simpel dan user-friendly, kamu bisa otomatis mengkoneksikan ke WiFi yang tersedia, otomatis update daftar password, mengabaikan hotspot dengan sinyal lemah dan mengaktifkan push notification.

Download aplikasi ini di JalanTikus segera!

Fing – Network Tools

fing
Kecepatan koneksi dari jaringanmu tergantung pada seberapa banyak perangkat yang tersambung di hotspot tersebut. Jika kita merasa perangkat yang tersambung sedikit tapi koneksinya lambat sekali, mungkin koneksi WiFi-mu dimasuki penyelundup. Dengan Fing - Network Tools, kamu bisa menemukan penyelundup yang menggunakan WiFi-mu tanpa ijin. Selain itu, fitur aplikasi ini dilengkapi network manager yang memperbolehkan TCP scanning, ping, traceroute, tes koneksi dan masih banyak lagi.

Coba aplikasi ini dengan download di sini:

Super WiFi Manager

superwifi
Super Wifi Manager adalah pengelola jaringan yang komprehensif dengan banyak fitur yang fungsional. Kamu bisa mengecek kecepatan jaringan kamu, memakai radar untuk menemukan hotspot terdekat dan mengecek pemakaian data. Kamu juga bisa menjadwalkan koneksi ke berbagai jaringan dan memberikan prioritas ke salah satu perangkat.

Download aplikasi ini di JalanTikus secara gratis:

Cara Mudah Pindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root

Mungkin bagi sebagian orang yang Androidnya sudah dalam kedaan root, tentu mudah saja dalam melakukan hal apapun, termasuk memindahkan Aplikasi dari memori internal ke eksternal. Hanya saja, bagaimana dengan orang-orang yang belum berani melakukan Rooting tapi ingin memindahkan aplikasi mereka kedalam SD Card?
Tentu ada banyak faktor, mulai dari media penyimpanan internal yang sudah mulai menipis hingga faktor lainnya. Nah, sekarang Jaka ingin berbagi Cara Mudah Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Proses Rooting.

Bahan dan Persiapan

  • Perangkat Android kamu
  • Kabel Data
  • USB Driver (tergantung merk masing-masing, dan pastikan sudah terinstall)
  • File MoveToSD (ini bukan aplikasi, melainkan File format .DAT yang akan dijalankan di Komputer). Download di sini : MoveToSD.

Langkah-langkah Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root

  • Sebelum memulai, pastikan bahwa Mode Debugging kamu sudah aktif. Caranya: masuk ke Settings > Developer options > (Centang) USB Debugging.

  • Colok dan hubungkan Android kamu ke komputer menggunakan kabel data (USB), dan pastikan telah tersambung dengan baik.
  • Setelah itu, Extract File MoveToSD.zip yang sudah di-download tadi. Di sana akan terdapat beberapa file, jalankan file yang bernama "Enable Move to SD.bat".

  • Maka akan muncul CMD (Command Prompt). Biarkan saja, tunggu beberapa saat sampai selesai.
  • Jika terlihat sudah berhasil, sekarang waktunya untuk mencoba. Masuk ke Settings > Manage Applications, Lalu pilih salah satu aplikasi yang ingin dipindahkan, kemudian klik tombol Move to SD Card.

  • Cara diatas berlaku untuk Android yang belum di-root. Jika Android kamu sudah di-root, ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan Link2SD.

NOTE

Cara ini belum dicoba oleh semua device. Oleh karena itu, segala kemungkinan yang terjadi adalah di luar tanggung jawab JalanTikus.
Like Facebook Page, Gabung Grup Facebook, Follow Twitter atau add Google+ JalanTikus untuk terus mendapatkan informasi terbaru seputar teknologi dan download software terbaru untuk PC dan Apps Android dengan Gratis, Aman dan Cepat.

Kamis, 18 Juni 2015

Cara Install Linux di Smartphone Android (Tanpa Root)

Sebelumnya Jaka pernah membahas tentang Cara Install Windows XP di Smartphone Android, kali ini Jaka ingin membahas bagaimana cara menginstall Linux di smartphone Android kamu.

Bukanlah Sebuah Launcher

Ya, ini bukanlah launcher, jadi kamu jangan ber-ekspektasi rendah dulu terhadap apa yang akan Jaka berikan. Secara keseluruhan ini benarlah Linux Debian, yang memiliki terminal seperti halnya Linux pada umumnya.

Penasaran? Berikut Cara Install Linux di Android

  1. Pertama, kamu harus download Debian noroot dan Install di Smartphone Android kamu
  2. Jalankan Debian noroot, ketika pertama kali buka, kamu diharuskan untuk mendownload data sebesar 220 MB dan akan menggunakan 600 MB penyimpanan Internal
  3. Langkah selanjutnya adalah Kalibrasi Gyroscope, cukup letakan smartphone Android kamu di tempat yang rata agar kalibrasi dapat berjalan sukses
  4. Tunggu proses download hingga selesai, proses ini memakan waktu cukup lama, mungkin sekitar 30 menit dan tidak bisa di Pause. Cepat atau lambatnya proses ini tentu bergantung kepada koneksi internet yang kamu miliki
  5. TARAAAAAA!!!, Linux siap digunakan. Sampai di sini sebenarnya proses instalasi sudah selesai, kamu bisa bereksplorasi dengan mencoba Root Terminal atau lainnya
  6. Sama seperti Linux pada umumnya, ada yang dinamakan Terminal untuk melakukan perintah-perintah tertentu. Seperti sekarang, Jaka ingin memberikan contoh menginstall Libre Office. Klik Ikon 'Root Terminal'
  7. Ketika terminal sudah terbuka, tekan tombol BACK untuk menampilkan keyboard. Lalu, ketikan apt-get install libreoffice
  8. Tinggal tunggu deh proses download hingga selesai, Jika ada konfirmasi "Do you want to continue [Y/n]?" tekan tombol BACK kembali, lalu ketik Y